14 March 2008

SENDIRI

















Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apalagi
Ia memekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya

Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempuan untuk kawannya

Bahaya dari tiap sudut. Mendekat juga
Dalam ketakutan-menanti ia menyebut satu nama



Chairil Anwar, Februari 1943

1 comment:

mhimenk maniest said...

that's rock man,
let me guess...tu orang pasti mikirin mmenk...dubrak!ha..ha..ha..